PPID Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Sulawesi Utara

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Sulawesi Utara

BSIP Sulawesi Utara hadir pada Pembukaan Musrenbangtannas Tahun 2023




 BSIP Sulawesi Utara hadir pada Pembukaan Musrenbangtannas Tahun 2023

 
Jakarta Selatan, 12 Juli 2023
 “Penguatan Sektor Pertanian Menghadapi Dampak Perubahan Iklim dan Krisis Pangan Global” adalah tema Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian Nasional (Musrenbangtannas) Tahun 2023 untuk Perencanaan Tahun Anggaran 2024.  Pembukaan Musrenbangtannas telah dilaksanakan di Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan. Tujuan Musrenbangtannas adalah: 1) Menyampaikan   hasil   kesepakatan   pada   Rapat   Koordinasi   Teknis (Rakortek) Kementerian Dalam Negeri dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Kementerian PPN/Bappenas yang akan ditetapkan dalam Rencana Kerja (Renja) Kementerian Pertanian; 2) Menyusun dan menyepakati target produksi dan kegiatan prioritas Eselon I lingkup Kementerian Pertanian yang akan dilaksanakan di masing-masing provinsi; 3) Menetapkan kesepakatan dan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program/kegiatan menghadapi dampak perubahan iklim dan krisis pangan global, serta mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
 
Pembukaan Musrenbangtannas dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) yang dihadiri oleh Pejabat Pusat Kementerian Pertanian, Kepala Dinas lingkup Pertanian Provinsi/Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, Kepala UPT Kementan, Pegawai lingkup Kementan, narasumber dan undangan lainnya.  Narasumber dari Kementan, Kemenkeu, Bappenas, Kemendagri, Kementerian PUPR dan BMKG. BSIP Sulawesi hadir Koordinator Program dan Evaluasi Sudarti, SP, M.Si mewakili Kepala BSIP Sulawesi Utara.
 
Musrenbangtannas dibuka oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dalam arahannya menyampaikan kami hadir bersama disini dalam rangka membangun komitmen – komitmen antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten dalam menghadapi akselerasi dan upaya- upaya maksimal pada pemenuhan pangan nasional. Selanjutnya sebagai upaya antisipasi dan adaptasi El Nino di sektor pertanian antara lain: 1) Melakukan identifikasi dan mapping lokasi terdampak kekeringan, serta mengelompokkan menjadi daerah merah, kuning dan hijau; 2) Percepatan tanam untuk mengejar sisa hujan; 3) Peningkatan ketersediaan alsintan untuk percepatan tani; 4) Peningkatan ketersediaan air dengan membangun/memperbaiki embung, dam parit, sumur dalam, sumur resapan, rehabilitasi jaringan irigasi tersier, serta pompanisasi; 5) Penyediaan benih tahan kekeringan; 6) Program 1.000 ha adaptasi dan mitigasi dampak El Nino; 7) Pengembangan pupuk organic terpusat dan mandiri; 8) Dukungan pembiayaan KUR dan Ansuransi Pertanian; 9) Penyiapan Lumbung Pangan sampai tingkat desa.
 
Pesan Menteri untuk para pemimpin: 1) Cara pandang kita harus sama yaitu pejuang bangsa; 2) Visi kita sama; 3) Kita akan menjadi pemimpin-pemimpin yang cerdas; 4) Belajar dari tidak belajar; 5) Tidak ada kata mundur. Akhir kata “Tiada hari tanpa Langkah, Tiada jam tanpa exercise”